Analisa Hukum Bukti Autopsi pada Tahap Penyidikan Tindak Pidana Pembunuhan di Polres Labuhanbatu Selatan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini menganalisis efektivitas bukti otopsi dalam penyidikan kasus pembunuhan di Polres Labuhanbatu Selatan serta urgensinya dalam menjamin pembuktian yang objektif. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris melalui wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otopsi dan visum et repertum berperan penting dalam pembuktian menurut Pasal 184 dan Pasal 133 KUHAP, namun masih terkendala keterbatasan dokter forensik dan fasilitas. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kerja sama, pelatihan penyidik, dan edukasi masyarakat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.