Tinjauan Hukum Keluarga Islam terhadap Pelepasan Tanggung Jawab Orang Tua Mengasuh Anak pada Pasangan yang Bercerai Studi di Desa Karang Anyar Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah

Isi Artikel Utama

Deni Pratama
Hepi Riza Zen
Idrus Alghiffary

Abstrak

Perceraian orang tua sering diikuti pelepasan tanggung jawab pengasuhan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pelepasan tanggung jawab orang tua mengasuh anak pasca perceraian serta menelaahnya dalam perspektif hukum keluarga Islam dan hukum positif Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pengasuhan anak dialihkan secara de facto kepada kakek-nenek tanpa penetapan hukum formal, disebabkan faktor ekonomi, pekerjaan dan pernikahan kembali praktik ini menimbulkan kesenjangan antara norma hukum dan realitas sosial. Meskipun terdapat keterbatasan usia dan ekonomi pengasuhan kakek-nenek mampu memenuhi kebutuhan dasar dan pembinaan moral anak. Dalam hukum Islam, pengalihan dibenarkan berdasarkan kemaslahatan anak, namun kewajiban nafkah tetap melekat pada orang tua biologis. Analisis Maqasid Syariah menunjukkan praktik ini sejalan dengan tujuan hukum Islam. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman pentingnya kepastian hukum dan perlindungan hak anak.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pratama, D., Riza Zen, H. ., & Alghiffary, I. (2026). Tinjauan Hukum Keluarga Islam terhadap Pelepasan Tanggung Jawab Orang Tua Mengasuh Anak pada Pasangan yang Bercerai: Studi di Desa Karang Anyar Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Hukum Lex Generalis, 7(2). https://doi.org/10.56370/jhlg.v7i2.3446
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Deni Pratama, UIN Raden Intan Lampung

Deni pratama Mahasiswa Hukum Keluarga UIN Raden Intan Lampung, dikenal sabagai aktifis dikampus sudah lama berkecimbung didunia organisasi mahasiswa baik external maupun internal